Kobe | Rubber Manufacture Indonesia

Industri karet indonesia

Potensi Besar Industri Karet Di Indonesia

Indonesia yang memiliki tanah yang subur dan luas memiliki potensi besar untuk mengembangkan berbagai industri pertanian dan perkebunan. Salah satu potensi perkebunan yang patut dilirik adalah perkebunan karet. Sampai saat ini supply karet di Indonesia didominasi oleh daerah-daerah di Sumatera. Bersama negara Malaysia dan Thailand, Indonesia masih menjadi negara penyuplai karet terbesar di dunia. Namun, kapasitas produksi industri karet Indonesia baru memenuhi sekitar 55,4% saja atau sekitar 3,3 juta ton.

Daya Saing Industri Karet Indonesia

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendukung industri karet Indonesia agar memiliki daya saing yang tinggi terhadap produk-produk sejenis dari negara lain. Seperti diketahui di atas Indonesia saat ini menduduki peringkat penghasil karet terbesar di dunia, tetapi kapasitas produksi dalam negeri belum maksimal. Idealnya apabila maksimal produksi karet dalam negeri bisa mencapai 5,9 ton/tahun. Hal tersebut tentu menjadi potensi besar untuk siapa saja yang terjun di industri karet dan turut meningkatkan produktivitas produksi dalam nasional.

Potensi industri karet yang besar di Indonesia, tentu bisa membawa keuntungan bagi negara dan masyarakat. Pada tahun 2019 produksi karet nasional menyumbang devisa negara sebesar 3,422 miliar dollar AS. Devisa tersebut diperoleh karena sebagian besar produksi karet nasional diekspor ke luar negeri, sedangkan sisanya sebanyak 20% diolah di dalam negeri menjadi produk-produk jadi. Selain menguntungkan negara, industri karet pun menyerap kurang lebih 60.000 tenaga kerja di sekitar 163 industri karet alam.

Tantangan Ke Depan

Potensi industri karet nasional memang menggiurkan karena banyak slot yang masih kosong untuk diisi. Namun, industri karet ini tentu tidak lepas dari berbagai tantangan ke depan. Oleh karena karet alami dihasilkan dari alam yang kadang tidak menentu menjadikan harga karet juga ikut berfluktuasi. Selain itu, faktor permintaan juga menjadi kendala yang turut mempengaruhi harga karet. Namun, upaya-upaya strategis sudah dilakukan berbagai pihak agar kedepannya industri karet bisa tetap hidup dan membawa nama Indonesia menjadi negara produksi karet berkualitas terbesar di dunia.

 

Baca Juga: Aspal Karet: Meningkatkan Konsumsi Karet Alam Dalam Negeri

 

Post a Comment